Gathering with Underprevillaged Child

-Senin, 29 Juli 2013 pukul 12:57-

Sebenarnya udah dari sejak acara selesai aku pengen review acara ini tapi apa daya karena tidak masuk prioritas list saat itu jadi bablas dah hehehe😀 mpe akhirnya aku teringat lagi akan hal ini b’berapa waktu terakhir ini so aku cuma pengen share about this event. It’s 1st time for me to join & involve menjadi salah satu tim di acara ini. Ini berawal dari kerinduan 2 org yaitu aku dan partner di Youth Service dulu.

Berawal dari 1st step kita untuk memberikan kasih di Feb ke anak² jalanan, lupe thn brp😛 antara 2010 or 2011 gtu so dgn budget seadanya yg kita miliki, kita bawa sekitar 20 set snack. Tanpa tahu mau kemana area yang akan dituju, kita hanya melangkah. Di pagi hari kita cuma bisa worship and pray minta tuntunan Tuhan, Tuhan yang tuntun langkah kami. After kami mengikuti acara konferensi fatherless di City Shakers, kami pergi ke daerah Manggarai dan kami berjalan kaki dari jembatan sampai pasar rumput. So amaze for us bertemu dengan banyak anak² yang semuanya lelaki dimana rata² tdk punya ayah, memiliki ayah yg tidak berfungsi, figure ayah tidak ada di lingkungan meski ayahnya masih hidup, dan lainnya.

Yang membuat hati kami lebih terkoyak lagi ketika kami menemukan anak² yg berprestasi tapi putus sekolah. mendapat rangking tapi tidak pernah mendapatkan apresiasi pujian dari orang tua, ayah yang dipenjara karena mencuri motor demi kehidupan keluarga tapi anaknya tidak kepahitan bahkan ingin menjadi polisi, bertemu dengan anak-anak kecil yang batin dan hatinya gelap dan hancur. We feel their heart, tangis mereka, ketakutan mereka. We pray & hold them meski di lampu merah, di tempat umum, di mall, terminal, jembatan, di jalanan yang orang-orang bisa saja ngeliat. Mungkin terdengar nekat, ya, aku akuin hal itu. Karena klo pun skr dipikir lagi, kami juga tidak tahu napa kami berani melakukan seperti itu, kami hanya bisa bilang b’coz of Him. Tu semua kuasa Roh Kudus & hatiNya, murni.

Setelah kami melakukan hal tersebut, kami tergerak, semakin desire to give more than that. Kami bawa dalam doa, mengambil komitmen untuk menabur melalui Janji Iman. Secara nominal tidak banyak memang tapi kami hanya ingin menabur. Beberapa kali kerinduan ini tidak terlaksana tapi hal tersebut tidak memadamkan api di hati kami sampai suatu hari kerinduan itu terjadi juga bahkan diluar pikiran kami, di luar kekuatiran kami. So mari kita mulai🙂 Aku akan share campur tangan apa saja yang Tuhan beri ^_^

Moment yang tidak terlupakan ini terjadi pada hari Sabtu, 16 Juni 2012 dengan tema:

“GOD’S EVERLASTING LOVE”

Romans 8 : 31-39

Kami menyadari kami tidak bisa melakukan ini berdua saja. Kami berdoa, kami minta Tuhan kasih anak²Nya. Secara pribadi, ku bilang ma Tuhan, “God, it’s oke klo pun org yg hadir kali ini tidak punya pengalaman bahkan ku minta pribadi-pribadi yang tidak punya experience tapi punya HATI MU & KERINDUAN yang sama. Tidak masalah darimana mereka. Denominasi mana pun. Kami hanya minta pribadi yang tepat sesuai mauMu”. U know what guys? Dalam waktu yang tidak lama, Tuhan kirim pribadi² yang tidak kami kenal sebelumnya, tidak pernah bertemu muka juga, we just know each other dari mulut ke mulut dan dari social media. Tidak hanya dari Jakarta yang terlibat tapi juga ada yang dari luar Jakarta. Mereka invest waktu & diri mereka di acara ini. Tuhan juga mempertemukan kami dengan coordinator yang bisa menghubungkan kami dengan keluarga dari anak-anak jalanan ini karena pada awalnya kami tidak tahu harus bertemu dengan siapa.  Awesome God, dari segi personil dan network, Tuhan sediakan.

Acara kami mulai di pagi hari. Sebelum mulai kami berdoa & bergandeng tangan sebagai tanda kami bersatu hati, mengundang Roh Kudus hadir untuk campur tangan supaya ini bukan hanya sekedar acara, event ini hanya media untuk menyalurkan kerinduanNya. Menjamah hati mereka dengan kasihNya. Memakai kami sebagai saluran berkat dan kasihNya. Mengenalkan mereka akan sosok seorang Pribadi yang luar biasa, Pribadi yang mengasihi mereka with unconditional love. Kita tidak tahu kehidupan mereka di jalanan spt apa. Bagaimana mereka mungkin mengalami kekerasan baik itu fisik atau pun verbal. Kehidupan yang mengalami intimidasi di jalanan atau pun melihat org² yg mereka kasihi mendapat pukulan fisik dari pihak lain. Kita benar² tidak tahu seperti apa tapi kami ingin di beberapa saat di dalam kehidupan mereka, mereka bisa merasakan moment sebagai anak-anak. Melupakan sejenak kehidupan mereka yang keras di luar sana. Kami berdoa supaya ketika mereka kembali ke kehidupan mereka, mereka tetap ingat Yesus. Di kesendirian dan kerasnya hidup di jalanan mengingatkan mereka ada Pribadi yang tidak pernah meninggalkan mereka.

This slideshow requires JavaScript.

Kami juga memberikan ruangan dan sesi secara full untuk para orang tua atau orang dewasa yang menemani anak-anak. Ada 2 pelayan Tuhan yang memimpin dan membagikan sharing betapa pentingnya mereka mengenal Kristus. Kami menyadari, tidak cukup hanya anak-anak saja. Di moment ini kami memberi kesempatan untuk otoritas di atas mereka, pribadi² yang dipercayakan Tuhan untuk mengasuh anak-anak supaya bisa mengenal Bapa. Tujuannya agar mereka juga bisa membesarkan, mendidik dan mengasihi anak-anak seperti Yesus. Begitu banyak dari mereka yang mengalami kepahitan. Tidak mengherankan karena kehidupan di bawah garis kemiskinan dan kehidupan jalanan yang cukup mengintimidasi mereka.  Luka batin, kepahitan akhirnya mempengaruhi mereka dan tersimpan dalam hati mereka. Sehingga tanpa disadari mereka mengalirkan juga ke anak-anak.

This slideshow requires JavaScript.

Acara dimulai dengan menari dan bernyanyi bersama. Lihat ekspresi dan tawa mereka. Ga nyangka banget mereka tidak canggung dengan kami. Cepat sekali mereka terhubung bersama kami.

This slideshow requires JavaScript.

Kami juga memberikan sesi Firman Tuhan. Mengenalkan pribadi Kristus dalam bentuk panggung boneka. Seru, lucu, di sini mereka juga bisa terlibat dan berinteraksi dengan boneka-boneka ini ^_^ Melihat tawa & ekspresi mereka membuat kami tidak bisa berhenti bersukacita. Kami percaya Tuhan Yesus pun juga merasakannya seperti yang kami rasakan.

Sesi selanjutnya, kami lanjutkan dengan menggambar. Mereka menggambar mimpi mereka. Apa yang ada di benak mereka. Cita-cita mereka. Secara pribadi, aku percaya, Tuhan menaruh mimpi & janji²Nya di dalam hati kecil mereka. Biarkan mereka mengekspresikannya. Lihat betapa seriusnya mereka menggambar & karya mereka tidak kalah bagus lho dengan anak-anak lainnya. Puji Tuhan, kehidupan di jalanan tidak mematikan kreatifitas mereka🙂

This slideshow requires JavaScript.

Setiap gambar mereka, kami doakan supaya pengharapan dan mimpi mereka menjadi nyata. Kami juga mendoakan mereka secara pribadi. Mengajak mereka untuk menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka. Mengajak mereka untuk melepaskan pengampunan untuk orang-orang yang menyakiti mereka. Kami menyadari, kegelapan dan kepahitan pasti tidak berhenti untuk masuk dalam hidup mereka, berusaha untuk menyerang mereka secara terus menerus. Kami rindu mereka bisa menyatakan kasih Allah yang unconditional kepada siapa pun bahkan untuk hidup dan pribadi mereka sendiri. Mereka tidak bisa memilih untuk tinggal dengan siapa, hidup dengan siapa. Mereka tidak bisa memilih orang tua dan lahir dimana. Kami mengajak mereka untuk bisa menerima diri mereka saat ini dan memberikan mereka pengharapan bahwa kehidupan mereka saat ini bisa berubah karena mereka bersama Yesus.

This slideshow requires JavaScript.

Kami tidak tahu apakah selama ini mereka pernah menerima apresiasi dari hasil karya mereka. Tapi saat ini kami ingin memberikan hadiah sebagai bentuk bahwa mereka pun bisa berprestasi melalui kreatifitas mereka. Secara tidak langsung kami mengajarkan mereka berkompetisi secara sehat. Kami memilih beberapa anak yang memenangkan lomba menggambar di sesi sebelumnya. Di sini masing-masing dari mereka, kami ajak untuk share apa yang mereka gambar & kenapa mereka menggambar hal tersebut.

This slideshow requires JavaScript.

Oya Tuhan Yesus juga tidak ada hentinya memberikan para penabur di sini. Banyak para penabur yang tidak bisa terlibat secara langsung di hari H namun mereka menabur dalam bentuk doa, fasiltas, barang dan dana. Bahkan sampai hari H, masih ada saja yang memberikan gift berupa cokelat & cake. Jujur, aku sebagai orang yang di belakang layar, yang hanya menyiapkan, sungguh cuma bisa menangis karena terharu betapa Tuhan benar² memberikan hati dan kasihNya melalui anak²Nya. Bahkan mpe ku bingung mau taruh dimana lagi karena tas sekolah dan paper bag nya udah kagak muat wkwkwk..Membuktikan kasih dan sukacitaNya tumpah ruah. Tidak hanya untuk anak-anaknya, di luar prediksi, kami juga bisa memberikan berkat berupa perlengkapan mandi dan kaos untuk para orang tua mereka..So amaze about that.. Foto² ini hanya sebagian kecil saja karena waktu itu saking asiknya, ku mpe lupa fotoin😛

This slideshow requires JavaScript.

Sebelum mereka pulang, kami mengajak mereka untuk melepaskan balon bersama.

This slideshow requires JavaScript.

Di ujung benangnya, ada kertas yang berbentuk bintang.

This slideshow requires JavaScript.

Salah satu tim kami, memberi ide untuk menaruh kertas berbentuk bintang sebagai lambang janji Tuhan. Seperti apa yang Tuhan lakukan kepada Abraham. Abraham diajak Tuhan keluar kemahnya & memandang ke langit, di sana lah Tuhan menunjukkan janjiNya. Begitu juga harapan kami kepada mereka. Ketika di luar sana mereka berjuang, ketika mereka down, ketika kegelapan malam juga menggelapkan pengharapan mereka, saat itu biar mereka memandang ke langit & ingat bahwa ada janji Tuhan dan pengharapan di atas sana yang telah mereka serahkan kepada Tuhan di moment ini. Bahwa janji dan pengharapan Tuhan itu nyata atas hidup mereka.
Oya ada hal yang tidak direncanakan, ternyata salah satu dari kakak Pembina yang terlibat menggunakan kaos dengan kalimat di bawah ini padahal dirinya tidak tahu mengenai rencana melepaskan bintang² di atas

DSC_4254

Kami bersyukur dan bersukacita karena mereka datang tidak seperti ketika mereka pulang. Mereka pulang membawa Pribadi bersama mereka yaitu Yesus ^_^

This slideshow requires JavaScript.

Terima kasih Bapa, kami diberi kesempatan untuk melihat senyum di wajah mereka dari awal sampai akhir.

This slideshow requires JavaScript.

Roh Kudus jaga mereka, beri mereka penghiburan ketika mereka menangis.

Beri mereka kekuatan ketika mereka lemah.

Beri mereka kemampuan untuk menggenapi setiap janjiMu seperti Engkau memberikan janjiMu ke Abraham.

Terima kasih sudah menyatakan KASIHMU kepada mereka. Bapa, kami mengucap syukur untuk moment ini.

Terima kasih, kami telah dipercaya untuk menyalurkan kasihMu untuk  mempertemukan mereka dengan Engkau.

Terima kasih buat kreatifitas dan hikmat dariMu untuk kami bisa menyusun moment ini dengan baik.

Terima kasih buat campur tanganMu yang tak terhingga.

Biar gerakan kasih Bapa melalui Roh Kudus terus mengalir dalam setiap kehidupan kami dan anak-anak. The great moment with the beautiful love.

children-jesus-105

Tags: , ,

About The Courier of God

Saya ingin berbagi kerinduan akan apa yang saya dapat dari Bapa mengenai hatiNya, pikiranNya, rencanaNya..Saya hanya seorang kurir yang membawa pesanNya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Faith, Hope, and Joice

Just another WordPress.com site

Reniwan Agustina Purba

Just another WordPress.com site

Just another WordPress.com site

the mega's notes

Just another WordPress.com site

Within Takapipi

Just another WordPress.com site

Eternal Love

Just another WordPress.com site

%d bloggers like this: