DISIPLIN PIKIRAN

-Senin, 22 Juli 2013- Pukul 17:56

Pernah mengalami hal-hal seperti ini? Produktivitas hidup kita menurun. Ketika melakukan sesuatu banyak yang meleset dari apa yang kita pikirkan. Jadi berantem dengan pasangan kita karena kita salah mengerti dengan apa yang disampaikan. Pas SaTe kagak ngerti apa yang dibaca padahal kita baca setiap kata-kata yang tertulis. Waktu khotbah kagak tahu yang dikhotbahin apa padahal kita ada di situ dan mendengarkannya. Ini hanya sebagian kecil dari beberapa kejadian yang mungkin pernah dialami.

Pernah kepikir ga kenapa ya bisa kayak gitu? Apa sih yang menyebabkan kita mengalami hal tersebut? Apalagi kalau intensitasnya sudah sering dan sangat mengganggu. Ketidaksanggupan kita memusatkan perhatian atau berkonsentrasi menandai bahwa ada masalah.

Saat ini aku mengalami pergumulan dalam membangun kebiasaan baru. Butuh disiplin diri untuk supaya bisa konsisten. Hal-hal yang simpel sekalipun kadang malah jadi berantakan ketika dilakuin bahkan kadang juga malah jadi timbul masalah baru yang seharusnya kagak perlu jadi masalah. Jatuh bangun aku di dalamnya. Lom lagi jika ada rasa malas menyerang, bad mood menghampiri, lelah karena melakukan aktivitas, mentok karena tidak ketemu solusi dan banyak hal lainnya. Hari ini aku mendapatkan pengertian ini.

Disiplin dimulai dari pikiran. Sadar atau tidak, dalam perang rohani, pikiran adalah medan perangnya makanya Firman Tuhan mengingatkan kita untuk selalu memperbaharui pikiran kita dari waktu ke waktu supaya kita kagak lemots dengan apa yang Tuhan mau atas hidup kita. Supaya kita bisa peka. Ketika kita lahir baru, roh kita sudah terkoneksi dengan Dia tapi selain roh kita, masih banyak yang perlu diperbaharui, salah satunya adalah pikiran kita. Pikiran juga area perang musuh untuk menyerang kita, melemahkan kita, mengintimidasi kita. Jangan heran terkadang secara roh kita bisa terima tapi pikiran kita tidak bisa terima. Pikiran kita mengkalkulasikan berdasarkan pengalaman kita, apa yang kita baca, apa yang kita rasa, apa yang kita alami. Semuanya tersimpan di memori kita sejak kita lahir termasuk hal yang baik dan buruk sekalipun bahkan masuk ke dalam alam bawah sadar kita.  Kita bertindak dan bersikap atas apa yang sudah ada di memori kita. Butuh penguasaan diri yang tepat agar kita bisa mengendalikannya.

Jauh lebih baik melakukan yang positif daripada hanya melamunkan sesuatu sepanjang waktu tentang semua yang dapat dibayangkan. Seringkali banyak ide yang berseliweran di pikiran kita tapi kita tidak menerapkannya. Seringkali kita juga tidak dengar Babe ngomong apa ma kita karena kita biarkan pikiran kita berpetualang kemana-mana bahkan tidak sedikit orang yang membiarkan pikirannya mengembara kemana-mana sesuai kehendaknya. Keraguan, ketidakpastian, dan kebingungan menghalangi seseorang untuk menerima sesuatu dari Tuhan. Diperlukan iman yang tidak bimbang terhadap jawaban doa apapun bentuknya. Guys, kita diberi kuasa untuk mengendalikan apa yang kita pikirkan. Menghadapi persoalan merupakan cara satu-satunya ada di pihak kemenangan termasuk memenangkan pikiran kita. So, mari kita mulai mendisiplinkan diri, dimulai dari pikiran kita ^_^

Memutuskan kebiasaan lama dan membentuk kebiasaan baru selalu membutuhkan waktu, tetapi itu berguna pada akhirnya

Tags: ,

About The Courier of God

Saya ingin berbagi kerinduan akan apa yang saya dapat dari Bapa mengenai hatiNya, pikiranNya, rencanaNya..Saya hanya seorang kurir yang membawa pesanNya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Faith, Hope, and Joice

Just another WordPress.com site

Reniwan Agustina Purba

Just another WordPress.com site

Just another WordPress.com site

the mega's notes

Just another WordPress.com site

Within Takapipi

Just another WordPress.com site

Eternal Love

Just another WordPress.com site

%d bloggers like this: