Emotion For Success

 

-Jumat, 28 Desember 2012 pukul 17.00-

Beberapa hari ini, aku sedang membaca buku ke 3 dari beberapa buku karangan salah satu penulis favoritku yaitu Kak Josua Iwan Wahyudi. Padahal buku ini sudah lama belinya, sekitar Februari 2012 lalu tapi baru sempat baca sekarang hehehe. 2 buku sebelumnya yang sudah aku baca yaitu 2 Species 1 Love & Menikah Adalah Bunuh Diri.

Sejujurnya aku belum selesai baca buku ini hehe tapi entah kenapa sudah beberapa hari ini ingin sekali menulis mengenai buku ini. Oya aku mau share sekilas profil penulisnya dulu ya =) K’Josua Iwan Wahyudi adalah seorang master EQ atau EQ Trainer jadi kalau kalian baca bukunya pasti dirinya akan menyinggung juga dari sisi kecerdasan emosi. Dia itu masih muda tapi sudah menjadi berkat dimana pun dia berada termasuk dunia sekuler, salah satunya ketika dirinya diberi kepercayaan untuk memberi training ke 4 Finalis Indonesia Idol 2012. Sekarang dia bersama istrinya juga membentuk sebuah komunitas pelayanan anak muda yang bernama MECS+. Cukup kali ya mengenai profil K’Jos hehe. Kita langsung lanjut saja ke buku Emotion For Success, otre.

Hal pertama dan menurut ku unik adalah buku ini kagak ada daftar isi hahaha. Lebih tepatnya kagak ada halamannya di daftar isinya =D Ga ngerti nape kagak ada hehe tapi di situ serunya jadi kita kagak bisa “loncat-loncat” bacanya =p jadi kalau mau cari topik yang terlewat kudu ”ngubek-ngubek” lagi hehehe.

Tulisan K’Josua selalu mudah dimengerti, sistematis dan aplikatif jadi jangan ngebayangin buku ini ruwet dan susah dimengerti. Di buku ini menerangkan dan menjelaskan banyak hal dan dari berbagai sisi, baik itu dunia kerja dan bahkan dunia relationship. Ditambah pula dengan ilustrasi yang menarik termasuk gambar-gambar (maklum mantan anak design ^_^ hehe) yang memudahkan kita sekaligus menghibur kita karena lucu euy hehe Seperti buku lainnya, buku ini juga memulainya dengan sebuah pengertian mengenai apa sih itu emosi lalu pengertian mengenai EQ. Hayo..selama ini mikirnya emosi dan EQ sama atau tidak? Hehe

Emosi itu juga sama seperti kita dimana emosi memiliki umur atau dikenal sebagai usia emosi karena kita perlu mengerti bahwa emosi itu lahir dari mana, btw tapi kagak ada ulang tahun emosi ya hehe =p Dan bagi yang selama ini berpikir emosi berasal dari perasaan, nah kudu baca buku ini kalau emosi tidak berasal dari perasaan tapi dari OTAK kita. Bingung? Teknisnya kudu baca dah, soalnya ga seru kalau aku yang jelasin hehe

Kita juga perlu mengerti pola emosi yang ada, istilah K’Jos itu Think-Feel-Act. Di bagian ini ada beberapa pertanyaan yang membantu kita untuk mengenal sang emosi termasuk pola hubungan kita dengan keluarga kita khususnya orang tua kita.

Emosi juga memiliki 3 kebutuhan dasar yang perlu dipenuhi yaitu rasa aman, berharga, kontrol diri. Kalau 3 kebutuhan dasar ini tidak terpenuhi maka ada masalah dengan emosi kita dan ini adalah “akarnya.” Namanya “akar” kan tidak kelihatan ya dan “akar” itu bersifat menopang sehingga butuh “makanan yang tepat” so pastikan 3 kebutuhan akar emosi kita sudah terpenuhi karena ketika tidak terpenuhi, hal-hal yang tidak baik akan semakin terus bermunculan dan menjadi masalah sehingga bisa menjadi “sampah emosi” di hidup kita.

Menurut K’Jos, kita bisa bedakan seseorang dari segi emosinya. Apakah dirinya manusia dengan emosi termometer atau emosi termostat? Hayo siapa yang tahu apa itu termometer dan termostat? Termometer pasti tahulah ya, kan banyak tuh bahkan kalau badan kita demam kita suka dipakein termometer. Termometer itu alat ukur suhu dimana pada titik tertentu alat ini akan memberitahu kita suhu di sekitar termometer tersebut. Begitu juga dengan karakteristik manusia dengan emosi termometer dimana orang tersebut tidak bisa mengendalikan emosi dirinya. Emosinya bergantung dengan kondisi sekitar, aku menyebutnya sebagai manusia reaktif. Berlawanan dengan termostat. Termostat itu seperti remote AC. Remote AC bisa menentukan suhu yang kita inginkan. Begitu juga dengan orang yang memiliki emosi termostat, dia bisa mengendalikan dirinya sampai titik emosi tertentu, istilahnya emosi di dalam kendalinya.

Salah satu enaknya baca tulisan K’Jos itu, kita diberi banyak tips dari berbagai sisi yang bisa langsung diaplikasikan seperti 5 tips self emotional awareness dan 5 tips self emotional empowerment. Bab yang menurut ku juga unik adalah mengenai berbagai macam Lintah Emosi beserta karakteristiknya & aku baru tahu hehehe.

Kita juga dibantu mengenali MWM. Apaan tuh MWM? MWM itu singkatan dari Message Within Message. Istilahnya message dibalik message, ribet ya? Hehehe tapi kalau para cewek biasanya lebih mengerti bagian ini dibanding para cowok. Meski lebih mengerti bukan berarti mudah juga buat para cewek menjabarkannya so di sini K’Jos membantu kita membaca MWM tiap ketemu orang. Sebenarnya masih banyak lagi, yang aku share di sini hanya baru sebagian kecilnya doank so saran aku sih kalian baca buku ini. Kagak nyesel dah, dijamin =D

Btw, aku mau kesaksian singkat mengenai buku ini yang menjadi blessing buatku. Secara pribadi, buku ini salah satu “penyelamat” papa ku. Why? Hm ceritanya agak panjang sebenarnya. Singkatnya ini buku terakhir dan yang paling memberikan dampak yang deep and long term ke emosi papa ku. Saat itu aku belum membaca buku ini, aku memberikan buku ini ke papa ku di pertengahan bulan November 2012. Papa ku yang memiliki sifat reaktif dan temperamental berubah menjadi lebih tercontrol dibanding sebelumnya. God is good. Memang tidak langsung hilang tapi terlihat sekali perubahannya, dimana perubahan ini tidak pernah aku bayangkan. Minimal bisa dikatakan tidak sereaktif dulu lagi. Terlihat betapa papa ku berusaha keras buat mengendalikan sifat temperamentalnya. So thank Jesus for using this book to my lovely father & thank to K’Josua for share in this book. Btw ketika mengembalikan buku ini ke aku, papa ku bilang, “bukunya bagus dan lucu” sambil tersenyum. Wow, aku cuma bisa cengo doang sambil bilang dalam hati, thank Jesus =)

Tags: , , , , ,

About The Courier of God

Saya ingin berbagi kerinduan akan apa yang saya dapat dari Bapa mengenai hatiNya, pikiranNya, rencanaNya..Saya hanya seorang kurir yang membawa pesanNya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Faith, Hope, and Joice

Just another WordPress.com site

Reniwan Agustina Purba

Just another WordPress.com site

Just another WordPress.com site

the mega's notes

Just another WordPress.com site

Within Takapipi

Just another WordPress.com site

Eternal Love

Just another WordPress.com site

%d bloggers like this: