PenjagaanNya Nyata Atas Hidupku dan Keluargaku

 

-Sabtu,18 August 2012, pukul 15:40-

Bapa, aku mau mengucap syukur untuk semua hal yang aku terima di dalam kehidupan aku setiap hari. Bapa, baru kali ini aku merasakan & bisa mengucap syukur lebih dari sebelumnya. Engkau mengajarkan & memberikan aku kekuatan, kemampuan, kasih, damai sejahtera, sukacita yang berbeda dari fase kehidupan aku yang sebelumnya padahal ketika aku masih ngantor, aku sudah menyadari bahwa itu semua karena Engkau namun tanpa aku sadari, aku mulai merasa nyaman & tidak mengandalkanMu sepenuhnya. Mungkin karena kebiasaan & pola seseorang karyawan yang tiap bulan pasti dapat income sehingga dagingku “keenakan”.

Dengan mudahnya aku bisa persepuluhan, jaim, pelayanan & aktivitas aku yang lainnya bisa aku lakukan dengan pendapatan yang aku terima. Namun tidak dengan fase hidupku kali ini. 1st time aku merasakan berat sekali ketika aku ingin memberi..kekuatiran mulai muncul..ketakutan akan segala sesuatu mulai hadir..kesedihan & beban pikiran orang tua mulai semakin terasa menghantuiku..aku juga mulai ragu serta takut dengan masa depan hidupku & keluargaku khususnya orang tua..ayahku sudah semakin tua..secara fisik sudah lebih sulit untuk terus bekerja, begitu pun juga mama..mereka pasti sangat mengharapkan anaknya sukses secara finansial & bisa menikmati hasil dari pekerjaan tangan anaknya namun di fase ini, hal tersebut belum bisa terwujud L pergumulan ini sempat membuatku drop, lelah, lemah, tidak berdaya..Tapi puji Tuhan, Dia setia & adil, Dia banyak berbicara & menguatkanku dalam fase ini..Dia tidak mau aku menukarkan panggilanku dengan apa yang aku terlihat nyaman meski itu hal yang diinginkan orang tua..perlahan-lahan namun pasti, aku mulai merasakan kekuatan yang baru..aku merasa tidak s’drop, lemah seperti kemarin..Memang perjalanan fase ini mungkin paling panjang & aku tidak tahu kapan & dimana ujungnya..Kondisi juga belum berubah..

Tapi kali ini aku belajar sesuatu..Aku bisa masuk lebih dalam lagi mengenai mengucap syukur..Tanpa disadari ucapan syukur sudah mewarnai hari-hari ku bersamaNya..Beberapa hal ucapan syukur yang akan aku tulis (maaf aku tidak bisa menulis semuanya karena banyak..)

  1. Penjagaan & perlindungan yang sempurna buat aku, adik, papa & mama. Kami tidak pernah mengalami sakit yang parah atau pun sakit yang membutuhkan ke dokter. Ketika kondisi tubuh kami tidak fit, kami cukup istirahat & minum multivitamin atau obat, kondisi langsung pulih. Sakit penyakit tidak bisa berlama-lama di dalam tubuh kami. Jika aku renungkan ± 4 bulan setelah aku tidak ngantor, di fase pergumuan seperti ini, kondisi ini sangat begitu nyata dibanding 5 tahun lebih aku ngantor. 1 tahun terakhir ketika aku ngantor aku tidak pernah ke dokter. Saat itu selama 5 tahun papa & mama beberapa kali mengalami sakit & terkadang perlu ke dokter. Situasi yang berbeda & terlihat nyata. Kalau bukan Tuhan yang jaga & lindungi mereka, siapa lagi?🙂 terima kasih Tuhan .
  2. Aku jadi lebih menghargai apa yang aku terima termasuk berkat finansial sekecil apapun. Aku jadi teringat ketika aku masih kecil, aku senang sekali ketika papa membawaku uang Rp 100,- logaman untuk ditabung di celengan. Hal yang sama yang aku rasakan saat ini. Aku bisa merasakan sukacita berlimpah menerima uang Rp 10.000,- bahkan lebih kecil dari itu, dibandingkan sukacita yang aku rasakan ketika aku menerima income pada saat aku ngantor dulu. Mungkin buat orang lain hal ini berlebihan, namun tidak bagi ku. Terima kasih Bapa.

Bapa, sesungguhnya aku tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Aku tidak tahu kejadian yang tidak enak apa lagi yang akan terjadi namun aku akan tetap percaya padaMu. Prepare & latih aku ya Bapa jika terjadi sesuatu. Oya satu hal lagi yang aku syukuri, aku lebih bisa banyak membaca buku & belajar banyak hal dari buku tersebut. Tuhan lebih banyak bicara kepadaku di masa-masa seperti ini. Mengarahkan aku bahkan ketika Dia diam, Dia meyakinkan aku bahwa aku ada di dekatNya..Thanks God..

Note: Buku yang sudah aku baca selama 4 bulan terakhir yaitu Lost in Translation, Before 30, Right Place Right Time Right Person & buku yang sekarang aku baca adalah buku Tuhan, Mengapa Aku Harus Ke Cina? Oleh C’Grace Suryani Halim, penulis favoritku😉

Tags: ,

About The Courier of God

Saya ingin berbagi kerinduan akan apa yang saya dapat dari Bapa mengenai hatiNya, pikiranNya, rencanaNya..Saya hanya seorang kurir yang membawa pesanNya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Faith, Hope, and Joice

Just another WordPress.com site

Reniwan Agustina Purba

Just another WordPress.com site

Just another WordPress.com site

the mega's notes

Just another WordPress.com site

Within Takapipi

Just another WordPress.com site

Eternal Love

Just another WordPress.com site

%d bloggers like this: