Keteguhan dan Ketekunan di dalam Doa

-Sabtu, 04 August 2012, pukul 23.30-

Aku sedang m’baca buku b’brp wkt ini & malam ini dimulai dari ku berdoa kmdn membaca sebuah ayat yaitu Mazmur 56:9 namun kemudian mengarahkan aku utk mengambil alkitab krn aku ingin membaca 1 perikop. Akhir2 ini ntah napa ku mulai tergerak ingin membaca 1 perikop meski awal mulanya hanya ditunjukkan 1-2 ayat saja.

Judul perikop dari Mazmur 56:1-14 yaitu “Kepercayaan kepada Allah dalam kesusahan”. Meski pada awalnya aku tergerak karena Mazmur 56:9 namun yg m’buat aku merasa ayat ini spt keluar dr alkitab adalah:
Mazmur 56:4,”waktu aku takut,aku ini percaya kepadaMu”;
Mazmur 56:5,”kepada Allah,yg firmanNya kupuji,kepada Allah aku percaya,aku tidak takut. Apakah yg dpt dilakukan manusia terhadap aku?”

Aku merenungkannya & Tuhan mengingatkan aku scr pribadi bhw ketika sedang mengalami proses yg kesannya spt flat,mengalami up & down,kdg cpt semangat kmdn cepat jg turunnya,kdg lelah bgt menjalani pergumulan & proses. Dari ayatNya ini,Dia mengingatkan aku utk tetap tekun & percaya meski spt tidak begitu merasakan perubahan berarti. Dan tdk dipungkiri tkdg rasa takut tu muncul dari sesama manusia di sekitar qta namun ayat td mengingatkan manusia tdk punya kuasa.

Segala sesuatu berubah karena doa yg tekun & haus..aku juga diingatkan mengenai beberapa org2 & kisahNya di alkitab yg mengalami perubahan karena ketekunan mereka..

Hingga aku diingatkan dgn ayat di wahyu:
1. Wahyu 5:8 “satu cawan emas,penuh dgn kemenyan: itulah doa org2 kudus.”
2. Wahyu 8:4-5 “maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dgn doa org2 kudus itu dr tangan malaikat itu ke hadapan Allah. Lalu malaikat itu mengambil pendupaan itu,mengisinya dgn api dr mezbah, & melemparkannya ke bumi.”

Deg..aku cukup kgt..aku lupa..sungguh aku lupa tanpa ku sadari bhw doa yg sudah dilakukan akan dilemparkan lagi ke bumi stlh Tuhan campur tgn..”Dlm pengaturan wkt Tuhan yg tepat,doamu dicampur dgn api dari Tuhan (kuasaNya) & dilempar kembali ke bumi utk mengubah situasimu -Jentezen Franklin-”

Dari ayat wahyu ini,Tuhan mengingatkan aku mengenai keteguhan,bukan hanya ketekunan. Ketekunan tanpa keteguhan akan membuatku “rontok”. Butuh keteguhan untuk kita bisa tekun shg doa yg berkuasa dpt memenuhi cawan tersebut. Seringkali aku meihat status atau perkataan P.U.S.H,remember? Byk org tau kepanjangannya & malam ini Tuhan ingatkan aku,kpn Something Happen itu tjd? Yaitu sampai doa kita penuh di cawan tersebut & cawan itu miring shg tumpah ke bumi. Doa yg m’dorong cawan itu miring krn kepenuhan. Ini yg disebut doa yg berkuasa. Doa yg dicampur oleh kuasa Bapa ditambah pengaturan wkt Tuhan. Biasanya wkt Tuhan diukur ma qta selalu wkt yg nurut qta tdk tepat ataupun mepet namun di sinilah keteguhan,ketekunan & iman kepercayaan qta terus dilatih utk belajar menunggu waktuNya.

Kmdn point ke 2nd, Tuhan mengingatkan mengenai Mazmur 56:9,”sengsaraku Engkaulah yg menghitung-hitung,air mataku Kautaruh ke dlm kirbatMu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan?”

Aku nda tau ud sbrp byk air mata yg keluar..doa yg sudah dipanjatkan & puasa yg udah dilakukan..aku percaya bhw semua air mata tu diperhitungkan di dlm kelemahan & ketdk berdayaan..namun Tuhan mengingatkan ku di 2 Korintus 12:9,”cukuplah kasih karuniaKu bagimu,sebab justru dalam kelemahanlah kuasaKu mjd sempurna”.

Tuhan mengingatkan aku melalui salah satu perkataan hamba Tuhan,”
Kekuatan dari kelemahan selalu dimulai dgn kehancuran. Kapan kasih karunia Tuhan cukup menolongmu? Ketika u memandang sekeliling & tdk ada yg tersisa selain kasih karunia Tuhan. Selama sesuatu yg lain masih ada,kita cenderung akan menaruh kepercayaan kita kpd sesuatu itu.” Dan sptnya kehancuran yg paling bisa m’buat kita mjd remuk & keremukan tu harus tjd utk bisa memahami hal ini,menyakitkan ya😦

Namun Tuhan ajarin aku percaya, jika Tuhan dpt m’bawamu dari tempatmu berada dulu ke tempat yg skr,maka Ia dpt m’bw u dari tempat u berada skr ke tempat u shrsnya berada🙂 benar2 ya perlu belajar hal ini,menyadari bhw qta dipanggil utk berjalan melewati lembah agar qta bisa mencapai tempat dimana Tuhan mau qta berada. Amin.

Tags:

About The Courier of God

Saya ingin berbagi kerinduan akan apa yang saya dapat dari Bapa mengenai hatiNya, pikiranNya, rencanaNya..Saya hanya seorang kurir yang membawa pesanNya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Faith, Hope, and Joice

Just another WordPress.com site

Reniwan Agustina Purba

Just another WordPress.com site

Just another WordPress.com site

the mega's notes

Just another WordPress.com site

Within Takapipi

Just another WordPress.com site

Eternal Love

Just another WordPress.com site

%d bloggers like this: