Do It Alone? Why Not?


– 21 June 2012 pukul 21:26-

Lanjutan bacaanku untuk Buku S.H.E – Marcella Flaorenzia halaman 64😉 Marcella share salah satu aktivitas yang pernah dilakukan di kehidupannya yaitu nonton film di bioskop sendirian. Dan tulisannya membuat aku menyadari bahwa banyak orang, khususnya di buku ini adalah wanita single, yang pernah melakukan aktivitas seperti jalan-jalan ke mall atau nonton film di bioskop adalah hal yang aneh, tidak nyaman, takut & suasana hati lainnya..Hmm..big question for me is why u feel like that?

Karena sejujurnya aku termasuk orang yang tidak masalah melakukan hal tersebut. Aku pernah nonton film di bioskop sendiri & terakhir ketika aku memutuskan hal tersebut karena aku mau mengisi waktu ku yang tanggung saat itu. Saat itu hari Sabtu siang menjelang sore dimana malam itu aku mau ibadah Youth & waktu untuk tiba ibadah youth masih lama sedangkan kalau pulang ke rumah waktunya nanggung banget so I decide untuk nonton film sendiri. Itu salah satu contoh aktivitas yang aku lakukan sendiri. Contoh lainnya, aku duduk di cafe atau resto sambil membaca buku. Dan jujur, aku tidak merasa aneh, tidak nyaman atau pun takut atau bad feel lainnya. Aku melihat di sekitar ku ada banyak wanita yang melakukan hal ini juga (lepas dari apa yang mereka rasakan di dalam diri yach..).

So, setelah aku berpikir mengenai pertanyaan di atas, aku menemukan jawaban dimana banyak orang bisa merasakan hal tersebut. Jawabannya adalah KESEPIAN. Sadarkah kita bahwa kata SENDIRI berelasi kuat dengan kata KESEPIAN? Kata itu melekat kuat di banyak orang khususnya masyarakat kita & terasa aneh ketika kita bertemu orang-orang yang kita kenal melakukan aktivitas sendirian. Misalnya kita ketemu di pernikahan teman atau keluarga dan kita datang ke acara tersebut sendirian, pasti ada aja pertanyaan yang sejenis ini, “Calonnya mana? Kok sendirian saja?” padahal di kartu undangan seingat ku tidak diwajibkan datang bersama dengan pasangan hehe..atau ketika nonton film sendiri ketemu orang yang kita kenal dan ditanya, “Sama siapa? Napa sendiri saja?”. Pertanyaan-pertanyaan dengan jenis itukah yang kita takut hadapi? Karena merasakan label SENDIRI = KESEPIAN? 😉

Girls, c’mon, don’t be affraid ketika kita bertemu dengan orang atau suatu kondisi seperti pertanyaan di atas yang menanyakan kesendirian kita. Tetap jawab dengan mantap dan pede jika menemukan pertanyaan seperti di atas😉 Tidak dipungkiri jika kita merasa lebih menyenangkan ketika kita bisa melakukan aktivitas bersama teman, pacar, atau orang-orang yang kita kasihi karena pada dasarnya kita (khususnya sebagai wanita) diciptakan sebagai pribadi yang suka BERBAGI namun ketika kamu sedang melakukan aktivitas sendiri (meski dimana mungkin aktivitas tersebut cenderung lebih banyak dilakukan bersama-sama atau pasangan), jangan pernah merasakan bahwa hal tersebut tidak menyenangkan, kalian tetap bisa menikmatinya.

Girls, pernahkah kalian berpikir seperti ini? If someday you have husband & your husband have job yang mengharuskan dirinya jauh dari kalian, bagaimana? Mungkin kalian bertanya, memang ada? Pastinya ada, contoh pelaut, tentara, pilot & profesi lainnya. Apa kalian akan tetap terjebak dengan feeling seperti ketika kalian single? Akan muncul pertanyaan-pertanyaan dengan perbandingan dan pengandaian seperti ini, “Andai suamiku kayak si Ibu Dona yang tiap hari bisa mendampingi aku”. Feeling ketika kalian masih single itu berkelanjutan lho, tidak hanya ketika kalian single. Respon kalian ketika single bisa terus berlangsung bahkan sampai kalian berkeluarga. Kehidupan berpasangan atau berkeluarga tidak menjamin kalian tidak mengalami hal tersebut. Kalian harus mengerti bahwa SENDIRI tidak sama dengan KESEPIAN. Sendiri adalah status kalian & kesepian adalah kondisi yang terciptakan. Kalau bahasa partner ku, dia mengatakan, “dari sejak kalian lahir status kalian juga sudah jomblo, so napa harus galaunya sekarang?”😉

I have Mom and my mommy pernah mengatakan sepert ini, “Kalau tidak ada kalian rumah terasa sepi yach..tapi mama bisa menikmatinya..bisa melakukan banyak hal dan mempersiapkan semuanya..” Fyi, di rumah yang aku tempati saat ini tidak ada pembantu & my mom can do it alone.. I have learn from her, gimana beliau melakukan & menikmatinya di waktu dirinya sedang tidak bersama anggota keluarganya..And praise the Lord, my mom can handle that feeling & so enjoy it to feel that..Girls, di masa depan ketika kalian berkeluarga ada waktu dimana suami kalian bekerja & anak-anak kalian pergi ke sekolah, di saat itu kalian sendiri di rumah, you should learn to enjoy it..you can do everything..

We don’t know our family, our husband, our child in the future..but believe this, you can do everything & feel enjoy when you do it your activity now in your single life..sekali lagi, sendiri itu bukan berarti kamu sedang kesepian ya..ALONE ≠ LONELY..alone it’s mean, kamu sedang melakukan kehidupan single yang maksimal di dalam Tuhan so jangan terhalangi yach jika ada situasi yang memang bisa kamu lakukan sendiri😉 Perlihatkan kepada lingkunganmu & orang-orang sekitarmu bahwa kamu memiliki happy single life, otre😉 Do it alone? Why not? ^_^

Tags:

About The Courier of God

Saya ingin berbagi kerinduan akan apa yang saya dapat dari Bapa mengenai hatiNya, pikiranNya, rencanaNya..Saya hanya seorang kurir yang membawa pesanNya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Faith, Hope, and Joice

Just another WordPress.com site

Reniwan Agustina Purba

Just another WordPress.com site

Just another WordPress.com site

the mega's notes

Just another WordPress.com site

Within Takapipi

Just another WordPress.com site

Eternal Love

Just another WordPress.com site

%d bloggers like this: