Apakah Kita Bisa Menjalani Kehidupan Single Tanpa Perlu Merasa Khawatir dan Tetap Bahagia?

This slideshow requires JavaScript.

 -19 June 2012 pukul 22.30-

Akhirnya malam ini setelah 3 minggu aktivitas yang luar biasa dari Babe, aku bisa membaca buku ringan namun pastinya sangat punya nilai kebenaran, karangan wanita muda yang bernama Marcella Flaorenzia. Dia juga salah satu kakak pembina yang ikut dalam Gathering Anak Jalanan Homeless. Buku yang aku baca ini berjudul S.H.E (Single Happy Excellent). Meski sepertinya secara umur, aku udah ketuaan baca buku model jenis ini hehehe but aku cukup tertarik untuk membacanya. Tertarik karena masih ada wanita muda yang terus memaksimalkan hidupnya untuk Tuhan ketika sendiri.

                Aku tertarik dengan kalimat di halaman 17, “Apakah kita bisa menjalani kehiduplan single tanpa perlu merasa khawatir & tetap bahagia?” Pertanyaan yang simple namun sepertinya tidak banyak orang muda yang mampu menjawabnya😉 Ketika baca pertanyaan ini aku tersenyum dan mulai merenungkannya. Setidaknya aku mulai mencoba menanyakannya kepada diriku. Jika ditanya apakah aku bahagia? Aku dengan mantap menjawab, “Yes, I’m Happy”. Pertanyaan selanjutnya apakah aku tetap bahagia? Hm..hayo? hehehe..So far, I think, YES, aku bersyukur & tetap merasa kebahagiaan itu tinggal tetap di dalam hidupku..

Why? Emangnya aku tidak pernah merasa sedih, down, kuatir, dll? Jika ditanya suasana hati atau perasaan apalagi cw, secara manusia aku merasakan hal itu semua but dari semua hal yang penting tersebut, kebahagiaan seperti apa sih yang membuat kita tetap mengalaminya di dalam kondisi apapun? Banyak orang mengatakan kebahagiaan berhubungan dengan emosi atau pun perasaan..Hmm..yupz, but I think kebahagiaan lebih dari sekedar pengertian seperti itu..aku merasa bahwa kebahagiaan yang tetap itu perlu kita ketahui bersumber darimana..jika kebahagiaan kita tolak ukurnya adalah materi, pasangan, sahabat, orang lain, keadaan, dan lain-lain, aku merasa itu salah. Kebahagiaan tidak diukur atau bergantung dengan hal tersebut. Karena jika semua itu tergantung dengan hal tersebut dijamin kita akan sulit bahagia apalagi jika kita kehilangan itu semua..

Hal yang aku alami, after aku resign dari the last office, I learn more than before, khususnya dalam hal ini..aku tidak kehilangan kebahagiaan meski banyak hal yang bisa buat aku kuatir karena “status” ku kali ini “tidak senyaman” ketika aku masih ngantor, dimana tiap bulan secara rutin aku mendapat income. Tidak bisa dipungkiri hal ini bisa menjadi alasan untuk diri ku khawatir. Malah sebaliknya aku merasakan kebahagiaan yang melebihi sebelumnya & aku merasa bahwa hidupku jauh lebih maksimal dibanding sebelumnya..I feel inside..The new all things itu mulai bermunculan & membuatku menyadari secara terus menerus bahwa sumber kebahagiaanku adalah DIA.

Tidak bisa dipungkiri kalau secara manusiawi pikiran-pikiran seperti khawatir, rasa takut, tidak berani, dan hal-hal keterbatasan itu muncul but yang membuat aku amaze adalah semua itu tidak bisa menguasaiku. Kok bisa? Karena penjagaan & pemeliharanNya luar biasa & sempurna..The Power of God yang selalu baru lebih kuat dibanding ketidakmampuan atau keterbatasanku secara manusia..Potensi-potensi baru bermunculan bahkan terkadang membuat aku tercengang-cengang dengan diri ku sendiri..terheran-heran karena perbuatanNya yang ajaib atas diri ku..

So guys, apakah di dalam masa kesendirianmu, kamu tetap bisa bahagia & tidak khawatir meski tanpa pasangan hidup yang mendampingimu saat ini? Trust me, kalian bisa fullfilness & maksimal di dalam kehidupan single kalian itu, karena itu bukan hal yang mustahil b’coz His never leave you alone.

Note: aku baru baca buku ini sampai hal 17, belum selesai😉 but thx God for give this question for remind me again..I’m so blessed with this question..Praise the Lord, I still can say Yes, I’m happy because I have great single life with my Lovely Father..lanjut lagi ah baca bukunya hehehe..😉

Tags: , , ,

About The Courier of God

Saya ingin berbagi kerinduan akan apa yang saya dapat dari Bapa mengenai hatiNya, pikiranNya, rencanaNya..Saya hanya seorang kurir yang membawa pesanNya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Faith, Hope, and Joice

Just another WordPress.com site

Reniwan Agustina Purba

Just another WordPress.com site

Just another WordPress.com site

the mega's notes

Just another WordPress.com site

Within Takapipi

Just another WordPress.com site

Eternal Love

Just another WordPress.com site

%d bloggers like this: