The Meaning of “The Courier of God”

Hi..teman-teman…ini pertama kalinya aku membuat blog yang berisi rangkaian kata dalam bentuk tulisan..Saya bukan seorang penulis..dan tidak pernah menulis sebuah karya tulis untuk di publish dan di baca oleh orang lain..Saya tidak pernah bermimpi untuk menjadi  seorang penulis..jadi maaf ya kalau tulisan saya tidak semutahir penulis lainnya hehehe namun saya akan tetap belajar🙂

Mungkin kalian bertanya, kenapa saya membuat sebuah blog yang berisi tulisan saya? Hanya satu hal teman-teman, saya hanya ingin BERBAGI dengan banyak orang di luar sana akan apa yang dirasakan, dipikirkan dan didapatkan…dan saya menyadari apa yang saya bagikan di sini bukan milik saya sendiri..saya hidup dan menjalaninya setiap proses perjalanannya namun saya tahu hidup saya bukan milik saya lagi..

Mungkin kalian bingung kenapa hidup yang saya jalanin bukan milik saya..saya menggambarkannya seperti sebuah kendaraan di atas rel, saya menyebutnya sebagai  lokomotif / train / monorail / kereta..sebuah kendaraan yang memiliki jalur rel nya sendiri dimana banyak orang yang datang dan pergi dengan membawa dirinya, barang-barangnya bahkan juga koleganya (teman, saudara, sahabat, keluarga)..sebuah kendaraan yang mengantarkan barang dan banyak orang untuk sampai ke tujuannya..terkadang juga membawa banyak pesan berupa surat yang perlu diantarkan sampai ke kota tujuan..dimana setiap kota yang dilalui dan dituju sedang menunggu sebuah pesan atau pun seseorang dari kota lain untuk hadir di kota itu..

This slideshow requires JavaScript.

Meskipun kendaraan ini memiliki jalur perjalanannya yang berupa rel namun tetap kendaraan ini tidak bisa bergerak sendiri..dibutuhkan seseorang yang bisa mengendalikan dan mengarahkan untuk bisa sampai ke tempat yang dituju..hanya satu orang yang tahu bagaimana cara mengendarai dan mengendalikan kendaraan ini ke tujuannya..sebuah kendaraan yang dikendalikan seseorang yang hidup yaitu sang Masinis..

seorang Masinis yang mengenal kendaraannya termasuk kemampuannya dalam menjalani perjalanannya..seorang Masinis juga mengetahui apakah lokomotifnya masih bisa menambah gerbong keretanya atau harus mengurangi gerbongnya..seorang Masinis yang merawat dan mengetahui apakah kendaraannya siap di upgrade dengan sistem yang baru atau tidak..seorang Masinis yang tahu kapan kendarannya perlu istirahat dan tidak..

Seorang Masinis itu adalah Allah sendiri yaitu Tuhan Yesus Kristus..dan diri ku hanyalah sebuah kendaraan yang bertugas mengantarkan pesan-pesanNya, orang-orangNya, sampai ke tujuannya..diri ku hanyalah seorang KURIR…

Tags:

About The Courier of God

Saya ingin berbagi kerinduan akan apa yang saya dapat dari Bapa mengenai hatiNya, pikiranNya, rencanaNya..Saya hanya seorang kurir yang membawa pesanNya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Faith, Hope, and Joice

Just another WordPress.com site

Reniwan Agustina Purba

Just another WordPress.com site

Just another WordPress.com site

the mega's notes

Just another WordPress.com site

Within Takapipi

Just another WordPress.com site

Eternal Love

Just another WordPress.com site

%d bloggers like this: